Kamis, 26 Januari 2012

Polling Alasan Sista Bergabung di Milis atau Grup Lesbian

Awalnya nih Polling inyo lempar ke FB, berhubung banyak sista-sista yang menggunakan hape untuk berinteraksi di FB dan ternyata dari hape pada ga bisa melihat Polling, maka Polling ini inyo post di blog. Dan jumlah pengisi polling lumayan ada peningkatan 2x lipat dari peserta polling-polling yang inyo adakan sebelumnya. Makasih ya man teman yang dah sudi ikutan polling bikin pening ini hehehe...

Baiklah kita mulai saja pembahasan polling. Alasan inyo buat polling ini, hanya ingin mengetahui apa sih yang membuat Lesbian masuk ke sebuah milis, grup atau komunitas Lesbian di dunia maya ini. Apa menariknya sebuah milis, grup atau komunitas Lesbian tersebut. Dan sejauh mana ketertarikan Lesbian akan keberadaan milis, grup atau komunitas Lesbian dunia maya. Benarkah perkiraan inyo dan sebagian sobat pemerhati Lesbian di dunia maya ini bahwa sebagian besar Lesbian masuk ke milis, grup atawa komunitas Lesbian hanya untuk mencari patjar? Kalau soul mate koq rasanya bote banget deh... :))

Daripada nanya satu-satu dan atas saran beberapa teman akhirnya inyo buat polling ini. Sampai hari terakhir poling terjaring 168 kolor dan g-string yang ikutan polling ini. Dan inyo membebaskan perserta polling untuk memilih lebih dari satu jawaban.

Dari 168 peserta polling hampir 73% ternyata memilih jawaban "Mencari patjar".
Berikut urutan jawaban yang dipilih dengan jumlah suara ;

1. Mencari Patjar : 123 suara atau 73%
2. Merusuh, Meneror dan Menggosip : 49 suara atau 29%
3. Mencari Teman Senaseb : 46 suara atau 27%
4. Menambah Pengetahuan : 16 suara atau 19%
5. Mengekspresikan Eksistensi Diri : 28 suara atau 16%
6. Mencari Selingkuhan : 11 suara atau 6%
7. Siapa Tahu Dapat Ide Untuk Menulis maklum Plagiat Ide sih... : 5 suara atau 2%

Tuhhh bener kan...kaaaaan dugaan inyo dan beberapa teman kalau ternyata sebagian besar Lesbian yang bergabung di sebuah milis, grup atau komunitas Lesbian dunia maya tujuan utamanya mah mencari Patjar doang. Mungkin mendapatkan Patjar dengan cara instan ini lebih gampang kali ya? Secara yang masuk di sebuah milis, grup atau komunitas Lesbian pastilah Lesbian, ya iyalah masak tukang ojek? Ga perlu repot-repot lagi untuk menduga-duga nih feuyeum straight atau Lesbian seperti di dunia nyata. Dari id-nya sudah bisa ditebak masuk label yang mana. Jadi tinggal dipilih...dipilih...

Dan sebagaimana feuyeumfuan pada umumnya yang senang bergosip, ternyata milis, grup atau komunitas Lesbian juga tak luput dari ajang mencari berita-berita hangat ala cek n ricek. Semisal pasangan mana yang sedang bermasalah, yang diputuskan, yang memutuskan, si Ani kembalian ama mantanya, si Ana pacaran ama si Ubi yang tak bukan teman karib mantan si Ana, sapa yang jomblo, sapa yang selingkuh dll. Untuk perusuh mungkin mereka ingin jadi badut bila milis, grup atau komunitas Lesbian mulai membosankan ga ada lagi yang dibicarakan. Jika meneror ini bentuk lain lagi. Lebih hanya sekedar menilik atau mematai-matai patjar atau mantan yang kemungkinan masuk di sebuah milis, grup atau komunitas Lesbian. Untuk jawaban merusuh, meneror atau menggosip ini lebih sebagai wadah hiburan. Sebagian sista-sista yang masuk ke dunia maya hanya sekedar mencari hiburan setelah penat pikiran di dunia nyata.

Mencari teman senaseb juga pilihan sebagian Lesbian yang mungkin di dunia nyata ga berani CO ke sembarang teman. Hanya saja yang perlu diwaspadai pertemanan di dunia maya juga tidak kurang ganasnya. Intrik, tarik menarik kepentingan, fitnah, merebut patjar teman etc. Jika di dunia nyata, pertemanan bisa terlihat saat itu juga dan prosesnya dengan seleksi alam, tidak dengan pertemanan Lesbian di dunia maya yang melalui proses waktu yang lama untuk bisa mengetahui mana kolor mana high heel jimmy choax. hehe...

"Menambah Pengetahuan? Aduh nyok...haree genee cari ilmu dari dunia maya Lesbian? Ilmu mah cukup dapat dari dunia nyata atau kalau perlu cari noh sampai ke negeri Tirai Bambu". Ini jawaban dari beberapa sahabat yang inyo tanya kenapa dia ga memilih jawaban mencari ilmu. Mungkin ini sebabnya presentase memilih mencari ilmu di milis, grup atawa komunitas Lesbian kalah bersaing dengan pilihan jawaban mencari patjar.

Rupanya ada juga yang jujur memilih jawaban nomer 7 ya? hehehe :))

Melihat kenyataan hasil polling ini, koq rasanya rada galau ya? Jika milis, grup atau komunitas Lesbian dibuat untuk memberdayakan para Lesbian itu sendiri, artinya disadari atau tidak misi visi tersebut tidak tercapai toh? Sebuah kesia-siaan belaka. Mubazir.
Dulu sebuah situs lesbian online yang cukup kondang di dunia maya, mengharamkan membentuk milis atau komunitas lesbian (seperti Twitter atau FB) untuk menghindari jadi ajang mencari jodoh dan copdar. Dan sekarang, lihatlah mereka terpancing juga untuk menghalalkan apa yang mereka haramkan. Lucunya sebagian peserta milis yang ikut acara copdar berharap bisa bertemu dengan pemilik milis lesbian tersebut. Yailee...jangan harap deh, mereka ga bakal bersedia bertemu dengan cucakrowo macam kalian, mana mau mereka membuka topengnya ckck...
Belum lagi bila Komunitas Lesbian dunia maya hanya menjadi ajang pamer banyak-banyakan member/anggota saling mengklaim punya pembaca ratusan ribu dan jutaan pembaca. Emangnya mau pilkada apa ya? Padahal yang masuk pan orangnya ya itu-itu juga...hehehe

Mari kita simak curhat keprihatinan Alin Bin Aliddin tentang kondisi Lesbian di dunia maya berikut ini :

seperti yang sudah diketahu khalayak ramai, internet dan media massa adalah pembangkit gerakan masyarakat sehat.. eh, gerakan komunitas lesbian. tak disangkal dan tak dinyana juga sebuah situs lesbian online kondang sebagai pendonor terbesar efek “pemulihan-bagi-para-perempuan-yang-masih-bimbang-akan-orientasi-seksualnya” pembangkit semangat makhluk terjajah oleh belenggu dogma orang tua untuk berbondong2 unjuk gigi “menginspirasi, menjangkau, mendidik, menyentuh hati masyarakat umum, terutama lesbian menuju kepercayaan diri yang positif untuk meningkatkan kesejahteraan hidup” oooh mulia sekali saya pikir, tapi kebanyakan pesan yang tertangkap malah over dosis dan bikin eneg
belum lagi geliat komunitas lesbian di daerah2 yang didirikan oleh beberapa usia tanggung yang lucunya hanya untuk mengikuti trend saat itu (baca: demam the virgin *aka: mitha/ dara wannabe* demam motor matic bla bla bla..).

tentu saja di belahan ufuk timur ini semuanya pasti disambungkan dengan adat konvensional. Masyarakat mayoritas dikomandoi oleh orang tua *yang pastinya tidak suka dibantah* kebanyakan memiliki pandangan/ opini negative dan mereka membalas dengan sikap pengucilan terhadap kaum lesbian yang dianggap pembangkang norma. Imbasnya juga balik lagi ke kita2 ini dund. Belum lagi kalo bentrok sama FPI *ya oloh jangan sampe deh.. bisa belah duren, eh, belah diri pake golok nanti.. halah*

kebebasan berkomunitas dan tampil adalah hak, namun jika berlebihan saya rasa kurang baik. Forum diskusi, seminar, kegiatan sosial atau weblog terbesar belum mengenai sasaran yang tepat atau mungkin cara penyajiannnya yang tidak efektif.

Sebelum semua ini merangsek tidak terkendali melebihi akal sehat, sebelum pemuda pemudi lebih suka menonjolkan sisi kelesbianan mereka daripada berprestasi, sebelum (dan semoga tidak) adanya pihak2 yang menyusup/ menungganggi untuk kepentingan propaganda bersifat global dan sebelum saya didesak segera menikah oleh orangtua yang khawatir atas kebantjhian saya.. halah. Ada baiknya kita memikirkan suatu tindakan/ ide untuk memperbaiki keadaan. Semakin lama bahkan saya merasa kurang nyaman berada di lingkungan kaum kita sendiri.


Bila kita menemukan website lesbian, komunitas, grup atau milis lesbian, jangan pernah mengatakan bahwa, "Kita telah menemukan sebuah Rumah." Rumah dalam konsep dunia nyata dan maya memang berbeda. Tapi RUMAH MAYA itu semu. Jika kita menganggap website lesbian atau grup lesbian atau komunitas lesbian di dunia maya ini sebagai RUMAH, itu artinya sama saja kita tidak akan pernah kemana-mana. Ga move on. Selalu ingin kembali, kembali dan kembali. Mending kita anggap saja website lesbian, komunitas lesbian, grup lesbian atau milis lesbian dll itu seperti oase. Setelah dahaga kita terpenuhi kita bisa melanjutkan perjalanan. Karena hidup adalah perjalanan tanpa henti. Apalagi bila rumah di dunia maya hanya menerima yang sehaluan, memuji-muji dan pro dengan pendapat-pendapat mereka, yang dibahas pun kalau ga cinta, perselingkuhan, kekurangan partner ya apalagi kalau bukan seksual lesbian toh?

Rumah sejatinya ada di dunia nyata. Rumah yang hangat adalah rumah yang dinamis, rumah yang bisa menerima perbedaan pendapat, rumah yang bisa menerima kritik, rumah yang bisa membuat kita menjadi manusia mandiri. Rumah yang sehat adalah rumah yang membebaskan.

34 comments:

  1. Nohok banget polingnya :) Beberapa waktu lalu pernah seorang penulis di situs lesbian online ngajak saya masuk di milisnya, sampai sekarang saya ndak pernah mau. Saya hanya suka sebagai pembaca ndak ingin berinteraksi lebih jauh. Salam kenal Inyo dan Nepen. Saya suka cerbung dokter nadia dan cerpen2 disini.

    Opiet

    BalasHapus
  2. Whuuah brarti lesbian banyak yg jomblo donk kl yg paling banyak tuh 'cari pacar' isi poling nya khekhekheee...

    Tapi jujur saya banyak dapet ilmu dari fb,blog,atau website2 lesbian. kebetulan kalau mencari tau ttg lesbian di lingkungan saya, jujur saya gk bakal nemu. karena awal nya sama sekali buta, dan dari fb,blog atau website itu lah saya banyak belajar. termasuk membaca situasi, dan menyaring informasi.

    NB: Buat bak nephen... ayo donk lanjutan dokter Nadia nya... hihihihi

    BalasHapus
  3. ~Opiettttt si lesung pipitttt....hehehehe... ohhh gituuuu yaaaakk??? keknya inyo bisa tebak dari situs lesbian online mana yang beriklan model gituaaaannn...huehehehehehhe :)))
    Makasih ya Opiet dah suka ama cerbung Nepen... salam kenal kembali *cipok* :D

    BalasHapus
  4. ~maNtaaaaaaaaaaaan... berarti kamu masuk golongan yang 19% ituuuu... artinya dari 20an lesbian yg masuk ke grup/komunitas/milis hanya 1 lesbian yg cari ilmu...ilmu kudu wkwkwkwkwkwkkwkwkwkw

    Dokter Nadianya lagi masuk angin, ntaaaaaaan...huehehehehe :)))

    BalasHapus
  5. Ya, Inyoo... Orientasi seksual itu cuma satu dari berbagai dimensi kita sebagai manusia. Kalo cuma itu doang yang ditonjolkan maka kemanusiaan kita jadi timpang, bukan? Tapi itulah yang ditawarkan dunia maya kepada lesbian-lesbian baru jadi... Awalnya hanya untuk menyeimbangkan apa yang tidak bisa mereka dapatkan di dunia nyata. Tapi pada akhirnya malah jadi satu-satunya tempat dimana mereka bisa ngeksis. Ironi.

    Itulah kenapa sampai sekarang saya ragu dengan istilah lesbian blogger. Apa maksudnya? Blogger yang menulis tentang topik lesbian? Atau lesbian yang ngeblog?

    nggak nyambung ya? Biarin deh... ga dimoderasi kan, Nyoo?

    BalasHapus
  6. ~Bybyyyyq... Sepertinya yg lebih ditonjolkan sisi kelesbianannya bukan bgmn cara memanusiakan lesbian terlebih hanya melesbiankan lesbian. Seakan2 keluar dari sana sdh pasti lulus sebagai lesbian.Dapat brevet lesbian sejati. Ya kek jhon robert power ala lesbian gitu hihihihi :))) Lohhh... disini pan emang menyambungkan yg ga nyambung, byq.... wkwkwkwk

    BalasHapus
  7. Yep... tujuan awal membentuk online community yaitu sebagai anonymous support group jadi hilang. Boro-boro anonymous... komunitas semacam itu malah jadi ajang mempopulerkan diri. Boro-boro membentuk support system yang sesungguhnya, mindset para anggotanya saja bukan untuk saling mendukung.

    BalasHapus
  8. ~bybyyyyyyq... aduhhh senengnya inyo dapat komen kritis dan cerdas seperti komeng kamyu... sering2 ya byq hihihihi *cipok* ;)

    BalasHapus
  9. Senang baca artikel kritis macam ini :) Sering2 juga ya Inyoo... *cipok++*

    BalasHapus
  10. ~bybyyyyyyq.... siaaaaaaaaap kamerad!!! huehehehhehe *cipok++++++*

    BalasHapus
  11. alohaaaaaaaa....

    ngikik bagian baca kata cucakrawa..
    mahahahahahahhahaa..
    ngomong2 demen ma paragrap terakhir dah..
    jadi mikir-mikir kapan yak bisa mule nyicil rumah...
    ihiihihhihihi...

    *singa menawan

    BalasHapus
  12. ~Singa Tampan nan Menawaaaaaaaaaaaan.... *berasa keselek kolor deh* wkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwk
    yeeeeeeee....selesein dulu cicilan kolornyaaaaaaaa atuh kaaaaaaaaang....jiahahahahahahhahahhahaha

    BalasHapus
  13. Sumpeh k nyonyooooo.. neth g prnh niat check-in2 d situs/grup/milis lesbonk tatuuuuuuuuuuutttttttttttt xixixixi

    BalasHapus
  14. ~Arnethaaaaaaaaaaaa...good girl hehehe mending fokus ke kuliahnya aja yaaaaaa Arnethaaaaaa.... *cipok* hehehehe

    BalasHapus
  15. nyo den inyooo..fb tak aktipkaaaah???
    kok ilaaaang kaya ditelan ager2 gituuu...
    hiiiiiiiiiiiksss...

    *singa menawan

    BalasHapus
  16. ~Singa tampan nan menawan... habis kamyu tak membalas cipokan kyu sechhhhh... wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  17. Inyoooooooo banyak yang single yah mau donk
    Sayah satu ajah. Hehehe
    Nyooo apa kabarnya disana? Sibuk milihin kolor yah.

    BalasHapus
  18. ~Dreeeeeeee.... ihhhh monggo slahkeun diambil sendiri yaakk??? wkwkwkwkwkwkwkwk
    Aku apik2 wae Dreeeeeee.... lumayan dagangan kolorku nihhhh...hihihihihi

    BalasHapus
  19. ~Akang Jelma Lieurrrrrr....apik2 wae kang... apa kabarnya nih??? lama juga tak bercipokan wkwkwkwkwkwkwkwkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. karbar Jelma saat ini ya lieur atuh hahahaha.. iyah cipokan nya den Inyo suka uchrat achreeet :))

      Hapus
    2. ~Akang Jelma Walker Lieurrrrrr... itu yang membedakan cipokan inyo, kaaaaaaaaaaang....huehehehehe :))

      Hapus
  20. Ngambil sendiri yakkk, owh baiklah ntar di bungkus.
    Sae sae atuh kalo begitu. Beugh mantap ntu kolor. Jadi re-seller ah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ~Dreeeeeeee.... jangankan kolor, banyak kisah2 lesbian pada di daur ulang koq, lumayan royaltynya buat ongkos ngelesbian...hehehehehehe :))

      Hapus
    2. Wahhhh sungguh terlalu yah... Kayak plastik nyoooo.
      Ngelesbian pake ongkos yah. Hadeuhh rempong ya nyoooooooo.

      Hapus
    3. ~Dreeeeeeeeee....lah iyalah perlu ongkos dong. pulsa, inet, ngajak makan, nonton dll uang darimana??? jiahahahahahahhaha :))

      Hapus
  21. Hmm jadi itu uangnya dari hasil recycle gitu?
    Kagak bermodal yak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ~Dreeeeeee.... kagaaaaaaaaaaaaaak!!!! wkwkwkwkwk

      Hapus
  22. sudah kubalas yeee...
    apa daya pas kubalas itu pipinya sudah hitam gitu alias ndak aktip...
    hihihihihii...
    kepada sapa aku mengadu, bukan ayah salah mengandung...
    aheeey....
    *singa nan mempesona

    BalasHapus
  23. ~Akang Singa nan Mempesonaaaaaaa... bukaaaaaaaaaaaan!!! karena bunda lupa pake saruuuuuuuuuung.... wkwkwkwkkwkwkwkwkwkkwkwk

    BalasHapus
  24. naaaah kalu bunda pake sarung ayah pake apaaa dooooooooonggg....
    ih ih ihihihihi..
    lama-lama ni komen macam kaya cheting yeeey,,,,
    aha aha aha aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah....

    *singa nan menggoda

    BalasHapus
  25. ~Singa Tampan nan Menggodaaaaaaaaa.... bapak e lupa pake karuuuuuuuuuuuuuuuuuuuung, kalo lupa pake daun ntar dikira lontong....wkwkwkwkwkkwkwkwkkwkwk
    biarin aja Ngaaaa...biar kesannya yg komeng banyak....jiahahahahahahahahahahha

    BalasHapus
  26. nah itu diaa den..mari ramaikan jagat perkomenan inii...
    eh beteweh knp itu si akun jadi hitam hitam manis begituuu???
    ada apa gerangan?? semacam beras berselimut sarungkaaah???
    ahe ahe ahe aaaaaaawwwwhhhh.........

    *singa si manis rupawan

    BalasHapus
  27. ~Singa si Manis Jembatan Ambroooool.... bukaaaaaaaaaaaaaan...semacam kolor berkain sarooooooong....wkwkwkwkwkwkwkwkwl
    Ohhh FB tah??? ngacengaja tuh kang.... wuehehehehehehhehehe

    BalasHapus

hati hati keinjek pupuk kandang, ya...