Minggu, 27 November 2011

Sista-sista Atlit Sea Games 2011

Lupakan kegalauan karena Indonesia gagal meraih emas untuk cabang sepak bola. Lupakan sejenak ternyata Indonesia yang juara umum dengan perolehan medali emas terbanyak, ternyata kalah 1 emas dengan Thailand untuk cabang-cabang olahraga Olimpiade. Indonesia 82 emas dan Thailand 83 emas.Lupakan pula mengapa untuk cabang atletik yang merupakan induk dari semua cabang olahraga tidak satupun ditampilkan (hanya sepintas) di layar kaca Indonesia khususnya untuk atletik putri. Tidak hanya cabang atletik tapi juga cabang-cabang olahraga yang mengharuskan para atlit putri berpakaian minim. Tanya kenapa???? Meneketeheeeee.... Haram kali bila diperlihatkan kepada pemirsa tanah air. Jadi kudu nontonnya di channel luar. ckckck... Dan catet! Olahraga tidak hanya cabang Sepakbola dan Bulutangkis aja loh ya, kak sis..... !!!

Lupakan lupakannnnn.... Toh, Sea Games 2011 telah berlalu. Mari kita nikmatin sejenak beberapa profil atlit-atlit putri Sea Games 2011 pilihan kolor ijo...


Deekaballes Vipavee (Thailand)
Ihh gemes deh liat wajah unyu-unyunya..... *cipok neh* :D
Atlit bersepeda untuk nomer Down Hill ini bisa dibilang musuh bebuyutan dan lawan yang tangguh bagi Risa Susenty. Dalam Sea Games di Laos 2010, Risa mengalahkan Deekaballes. Namun di kejuaraan Down Hill Asia, di Suzhou, China (Juni 2011) lalu Deekaballes berhasil mengalahkan Risa untuk menjuarai kelas Women Elite.
Usia Deekaballes yang lebih muda 11 tahun dari Risa bisa jadi modal semangat dan energi membara bagi Deekaballes untuk mengalahkan Risa di ajang-ajang berikut dan di Sea Games mendatang. Ayooo Deeka, kamu pasti bisaaaaaaa....!!!! Lohh????












Ayu Cahyaning dan Dhita Juliana.
Pada Sea Games 2007, Ayu berpasangan dengan Efa Sri Susilowati. Dan pada Sea Games 2009, Ayu berpasangan dengan Devota. Baru pada Sea Games 2011 ini Ayu berpasangan dengan Dhita. Baik Ayu (25 tahun) dan Dhita (18 tahun) yang baru bersama menjelang Sea Games 2011, tentu bukan hal yang mudah, belum begitu solid, butuh banyak penyesuaian, jadi ketika masuk final dan meraih medali perak (kalah dari Thailand), sudah "sesuatu banget" ujar Aning, panggilan Ayu Cahyaning Siam.
Baik Ayu dan Dhita bisa dijadikan contoh, bahwa beda usia tidak menjadi halangan untuk berpasangan. Ehh??? Ga nyambung taukkkk!!!!

Yessy Yosaputra dan Margaretha Herawati

Yessy dan Margeretha adalah dua dari perenang-perenang Indonesia yang memcahkan Rekor Sea Games 2011. Yessy di nomer Renang 200 meter gaya punggung putri dan Margaretha di Renang sirip/selam 100 meter bi-fins putri.
Yessy memecahkan rekor SEA Games yang bertahan sejak 18 tahun lalu, padahal pelatihnya, Nizaruddin, hanya menargetkan medali perak pada laga 200 meter gaya punggung putri. Perenang puteri itu membuat catatan 2 menit 15,73 detik, mempertajam rekor Akkiko Thomson asal Filipina yang dicetaknya pada SEA Games 1993 Singapura, dengan menoreh waktu 2 menit 16,76 detik. Pada SEA Games 2009 Yessy tidak masuk dalam tim renang Indonesia dan SEA Games 2011 kali ini merupakan yang pertama kalinya diikuti Yessy. Lanjuuuuut...

Margareta Herawati, memecahkan rekor 100 meter bi-fins putri pada SEA Games XXVI/2011 dengan waktu 51,05 detik, lebih cepat dari rekor lama 51,55 detik atas namanya sendiri pada 2009. Rekor baru itu tercipta pada perlombaan renang sirip (finswiming) di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, Minggu (20/11). Dengan rekor itu, Margereta sekaligus meraih medali emas, Sukses memecahkan rekor atas namanya sendiri di pentas SEA Games, Margaretha Herawati mengaku masih kurang puas. Maklum, remaja putri 23 tahun itu belum bisa mematahkan rekornya sendiri yang berhasil dia dapat di Asian Indoor Games di Vietnam, dua tahun silam dengan catatan waktu 50,48 detik. Anak semata wayang yang kini mengeyam pendidikan di Universitas Negeri Jakarta jurusan ilmu keolahragaan ini sempat dinstruksikan menepi dari kolam renang oleh kedua orangtuanya, karena prestasinya yang sempa anjlok.
"Pada 2008 silam orangtua sempat meminta saya mundur. Tapi hati saya ingin tetap di renang," kata Margaretha yang menggantungkan ekspektasi bisa meraih emas Olimpiade.
Dan, Margaretha Herawati pernah menjadi juara kategori fin swimming puteri renang lintas selat Riau, Minggu (20/6/2010). Dengan catatan waktu 2 jam 26 menit dan 28 detik untuk menempuh jarak 10 kilometer mengarungi selat Riau dari Tanjung Uban, Bintan menunju Kabil, Batam.







Winatho Wassana
(Thailand)
Winatho Wassana merebut perunggu pada nomor lari gawang putri 100 meter, sedang medali emas menjadi milik rekan senegara Winatho, pelari Wallapa Punsoongneun dengan catatan waktu 13,51 detik.
Winatho menarik dan sayang sekali jika inyo lewatkan dalam ruang bantji kali ini. Lihatlah tatto di sekujur tubuhnya, ditambah wajah dan tubuh yang atletissss.....aahhhhhhh...pingsan deh inyooooo... Bolehlah si Winatho jadi role mode sista bernampilan tomboy tapi berprestasi. Dan benar isi twit salah satu sahabat inyo, kalau Thailand gudangnya sista-sista butchie... Hahayyyy!!!








Ridha Wahdaniyaty
(Ina)
Garang di atas matras gulat, tapi tetap lembut dalam bertutur sapa. Itulah Ridha Wahdaniyaty, wanita atlet gulat yang berhasil meraih medali SEA Games XXVI di Palembang. "Saya dibesarkan dari keluarga pegulat, Nyo... Makanya saya jadi ikut terbawa jadi pegulat,” kata gadis manis ini yang terlihat antusias kalau diajak bicara gulat".
Buah tak jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pepatah ini mungkin tepat ditujukan kepada Ridha. Ia lahir dari keluarga yang menekenuni olahraga tertua di dunia itu. Ayah Ridha, Drs. Ridwan adalah mantan pegulat nasional yang saat ini menjadi Dewan Hakim Gulat Indonesia.
Demikian juga kakaknya yang nomor satu, nomor dua serta nomor empat, semuanya pegulat. Dalam keluarga Ridha, hanya ada dua orang yang tidak pegulat, yakni ibunya, Astuni Johara, serta kakaknya yang nomor ketiga yang menekuni dunia senam.
Cabor gulat sebenarnya bukanlah pilihan mahasiswa UNJ (Universitas Negeri Jakarta) ini. Gadis 20 tahun ini saat remaja menekuni senam ritmik. Tapi seiring berjalannya waktu, kakaknya yang nomor dua, atlet gulat nasional, Rosida Fitrah, serta ayahnya, telah membentuk Ridha menjadi pegulat.
Ada satu niat suci Ridha. Bila bonus Rp200 juta dari pemerintah cair, uang itu akan digunakannya buat umroh. Ridha memang tergolong religius. Saat diwawancarai, ia tengah menjalankan puasa Senin-Kamis. Tabik!!!




Elga Karisma Novanda
Baru tiga tahun berlatih, lalu ikut Sea Games langsung menggebrak. Emas nomor MBX putri pun diraih pembalap muda asal Malang ini. Gebrakan Newbie, kata harian Kompas.
Sebagai debutan baru, Elga langsung unjuk kolor dengan finis pertama dan mengungguli pembalap putri Thailand, Vipavee Deekaballes yang juga saingan berat pembalap putri downhill Indonesia, Risa Susenty.
Berpenampilan seperti anak-anak laki-laki, rambut cepak dan cuek dengan penampilan sehari-hari, pembalap berusia 18 tahun ini ternyata selama pertandingan masih memakai pen. Elga pernah terjatuh dan cedera saat latihan di Swiss. Tulang lutut kanannya rompal dan disambung dengan pen lewat operasi. Bahkan sebelum Sea Games 2011, Elga sempat mengikuti kejuaraan BMX di Jogyakarta pertengahan 2011 dan juga di Thailand. Wowwwhhh... Saluuuttt!!!


Serafi Anelis Unani dan Triyaningsih
Untuk pertama kalinya dunia Atletik Indonesia mencatat sejarah baru di arena Sea Games 2011 dimana Serafi Anelis Unani merebut medali emas di nomor bergensi, sprint 100 meter. Dengan perolehan emas, gadis ceria bernama Serafi Anenis Unani ini menjadi wanita tercepat di Asia Tenggara saat ini. Meskipun berpostur mungil, dengan tinggi 154 cm, ia tidak merasa canggung bertarung dengan lawan (kek Inyo juga...). "Badan boleh kecil, tetapi nyali nanti dulu", kata mahasiswi Jurusan Hukum Universitas Surabaya ini dengan percaya diri.
Menurut salah satu pengamat olahraga tanah air, Papua memiliki atlit-atlit dengan bakat alam yang luar biasa yang bila diasah dan diarahkan dengan baik, bukan tidak mungkin beberapa diantaranya akan sampai ke ajang Olimpiade. Mari kita dukung dan doakan semoga atlit-atlit Papua bisa sampai ke panggung Olimpiade. Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin...

Triyaningsih, Ratu Maraton. Dengan perawakan yang juga sedang-sedang saja, tidak tinggi dan kakinya tidak jenjang, namun daya tahannya di lapangan patut diancungi kolor. Buktinya 3 emas dia dapatkan dari nomor 5000 meter, 10.000 meter dan maraton. ckckck... pasti sehari-hari kak Tri ga pake high heel jimmy choax, kaaaaaaaaaaaaaan????





Francesca Camille Alarilla, Carla Janice Lagman dan
Rani Ann Ortega (Filipina)

Ga salah jika mereka bertiga ini disebut "Dangerously Beautiful" oleh wartawan peliput Sea Games 2011.
Jika Thailand gudangnya para Butchi, Filipina gudangnya para feuyeum. *Slruuuupppp....

Tiga dara jelita dari Manila ini adalah andalan Filipina di cabang olahraga Taekwondo kategori poomsae beregu putri. Di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 12 November 2011, mereka bertiga memperlihatkan keganasan di atas matras. Bertarung di babak final, emas mereka genggam.
Rani Ann Ortega, Francesca dan Carla yang oleh pers Filipina dijuluki Charlie's Angels ini bertali darah. Orangtua mereka kakak beradik. Dan mereka bertiga bersepupuan dengan Sinyo Nepenthes. Pokkkkk!!!! Cipok sinyoooo!!!!








Susyana Tjhan (Ina)
Tahun 2001, untuk pertama kalinya Susyana ikut Sea Games. Dalam perhelatan di Malaysia itu, emas langsung dia raih di nomor toya. Setelah itu Susyana kembali beroleh emas pada Sea Games 2005 di nomor pedang dan pada Sea Games 2009, dia berkalung medali emas lewat nomor pedang. Dan Sea Games 2011 ini tepatnya pada Minggu, 20 November 2011 di Tennis Indoor Jakarta, Susyana memperoleh emas untuk terakhir kalinya keikut sertaan Susyana dalam pesta olahraga se-Asia Tenggara itu. Sekalipun emas itu datang dari nomor keindahan gerak pedang dan tombak (cabang olahraga Wushu), ketimbang tangan kosong yang jadi specialisasinya, pencapaian itu sungguh membuatnya gembira.
"Ya, dibuka dengan emas dan ditutup dengan emas," kata anak kedua dari tiga bersaudara ini. Namun, prestasi itu ternyata diawali dengan paksaan. Adalah ayahnya, Tjhan Rahmat Setiadi, atlet Wushu Indonesia dalam Sea Games 1993 yang melakukannya. "Tetapi sekarang terbukti bahwa itu adalah paksaan yang berguna," kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Trisakti Jakarta ini.


Lindswell
Cabang olahraga Wushu emang banyak dihuni feuyeum-feuyeum. Selain Susyana Tjhan ada lagi atlit Wushu bernama Lindswell. Lindswell yang tampil elegan, sukses membalas kesumatnya setelah gagal di Asian Games 2010, Beijing. Juara dunia Wushu di dalam Kejuaraan Dunia di Kanada pada 2009 mendapat dukungan dan sorak sorai penonton di tribune Tennis Indoor Jakarta sehingga membuatnya tampil menggila, makin bersemangat. Pedangnya ditebaskan ke udara berkali-kali dengan arah tak terduga, menciptakan suara gemerincing. Akhirnya emas diperoleh Lindswell di nomor "taolu chang".
Kalau ga mau kolornya nyungsang sampai ke Afrika, jangan coba-coba menggoda Lindswell, okeeee kak sisssssssssssss???



Sinyo Nepehtes
(Kebon Ijo)
Atlit cabang olahraga Jet Ski ini sebelumnya adalah atlit Boling. Berhubung setiap melempar bola Boling sering keluar lintasan atau melempari penonton yang selalu heboh jika Sinyo maen, maka oleh pelatihnya yang juga merangkap patjar, Nepethes, sinyo dialihkan ke cabang Jet Ski. Tentu tidak mudah bagi Sinyo yang biasa bermain di ruang tertutup harus berlaga di luar ruangan. Maklum, Sinyo pan jago kandang. Dengan sedikit paksaan akhirnya Sinyo bisa masuk sebagai atlit Jet Ski di Sea Games 2011. Dengan mengambil nomor jarak jauh dari Muara Angke sampai ke Muara Enim, Palembang. Sayangnya, jika peserta lain sampai dengan selamat, tidak demikian dengan Sinyo. Yang tiba hanyalah Jet Ski-nya. Dan setelah berjam-jam dicari oleh tim satpol PP yang dipimpin oleh artis Poppy Sovia (pemeran Pipin di dalam Film Dulu Banci) akhirnya hanya ditemukan kolornya yang mengapung di perairan selat Sunda. Diperkirakan Sinyo digaet Ratu penghuni pantai Utara.


14 comments:

  1. Wuihh bener yah atlit2 tersebut di atas, mantaFFFFF.
    Apalagi yang atlit jet ski huhuhuyyy matafff fisannnn...beuud dah.
    Di tambah tangan yang kuat dan tato di kaki yang menawann..
    Inyooooooo juara dahhhh.

    -dree-

    BalasHapus
  2. Wew... Memang atlit cewek tuh keren-keren..
    Apalagi yg atlit jet sky itu beneran kak Inyo? tattoonyaa.. Humm...
    Tapi teteup Butet pilihan hati..:-D

    BalasHapus
  3. ~Dreeeeeeeee....aduhhh duhhh mantaffff tah????? padahal itu atlit apkiran lohhhhhhhhhh.....wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  4. ~Biiiiiiii... bukaaaaaaaannn!!!! itu bukaaaaan inyo...itu gebetannya butettttttttttt..... jiahahahahahahahahahahahhaa

    BalasHapus
  5. Masa???

    Inyoooo ituu teh gambar apa tato nya? Kayak pesawat.....

    -dree-

    BalasHapus
  6. aaaaa...(histeris) yang terakhir.. aaaaaaa... cakep banget... minta cap jempolnya dooooooonnnkkk... aaaaaaa.....

    *lari-lari bawa sendal jepit di tangan

    hahahahahahaha...

    BalasHapus
  7. ~Dreeeeeeeeeeeee....astaga kenapa tertarik ama tattonya sihhhhhh, bukan ama prestasinya?????? hhuahhahahhahahahahhaha :D itu bukan gambar pesawat tapi ujung panaaaahhhh atuh neng.... hihihihi

    BalasHapus
  8. ~Feuyeum for Funhhhhhhh... aiiissshhhh jempol, emfunhhhh pikir ini di fb apa????? minta cipok dooooooooooooonkkk.... wkwkwkwkwkwkwkkwkwwkkwkwwk *lari kabur dengan kolor terbuka* huahahahhhahahahahahhahahahha

    BalasHapus
  9. Auuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu tu k nyonyoooooooook????? Kren pisan bodinaaaaa bet bhub g da wajahx arneth g nahan ama tampang unyu unyu Deekaballes. Knalink k nyok pliiiiiiiiiiisssss????? xixixixixi

    BalasHapus
  10. ~Arnethaaaaaaaaaaaaa....ahhhh macaaaaak cehhhhh???? wuihihihihihi.... mo kenalan ama deekaballes????? cipok dulu dooooooooooooooonk inyo naaaaaaaaaaaaaaaaaaa....wkwkwkkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  11. Abis tatonya lebih menonjol euy...

    Owh panah yah, pasti panah asmara yang menghujam hati teh nepen hihihihihi

    -dree-

    BalasHapus
  12. ~Dreeeeeeee.... wong samar di betis itu lohhh koq menonjol???? kek dada aja nyang menonjooooool.....huahahahhahaahahahahha... panahnya ntuk feuyeum feuyeummmmmmm.... hihihihihi

    BalasHapus
  13. Di mataku yang samar terlihat menonjol hihihihih ahey.

    Hmmm dada yah hmmm tuink tuink.
    hmmm inyo teteup feyeuuuummmmm yang di panah.

    -dree-

    BalasHapus
  14. ~Dreeeeeeeeee...teteufffffffffff feuyeuuuuuuuummmmmmm wihihihiihihihi :D

    BalasHapus

hati hati keinjek pupuk kandang, ya...