Kamis, 24 November 2011

Menghargai Diri dan Kita


Untuk kolom Lesbian Under Cover kali ini Inyo TIDAK akan membuat tips bagaimana cara menghargai diri tapi lebih kepada penggambaran beberapa contoh kasus betapa masih banyaknya sebagian dari kita (termasuk inyo, biar fair dong...) yang tidak menghargai dirinya sendiri dan ini kerap terjadi di lingkungan Lesbian dunia maya.

Dalam Hubungan Percintaan
Berapa kali sih kita sudah putus cinta dengan wanita-wanita yang kita dapatkan dari dunia maya? Tak sadar kah kita jika mendapatkan sesuatu dengan cara yang instan akan (pasti) berakhir instan pula? Dunia maya menyediakan peluang instan bagi kita untuk mendapatkan partner. Mau model seperti apapun telah tersedia. Dari id yang menunjukkan maskulin atau id yang menunjukkan feminim. Tinggal kita sreg ga dengan hanya membaca status-status, tulisan atau komentar-komentar mereka. Lihat saja akun Facebook sista-sista. Hari ini saling berbalas komentar mesra, dua minggu kemudian sudah menjalin hubungan cinta, tiga bulan kemudian mulai berbalas pantun makian, bulan ke-4 ke-5 putus nyambung putus nyambung, bulan ke-6 bubar beneran dengan tetap saling menyakiti, membuka kebobrokan partner sampai tetap memantau mengintai partner nyambi juga mencari gebetan baru. Cepat-cepatan dapat gandengan anyar.

Jika kita mengalami beberapa kali putus dengan wanita yang kita dapatkan dari dunia maya, tidak kah terpikir oleh kita, bisa jadi kita mendapatkan wanita di tempat yang salah? Begitu pula jika kita mengetahui bahwa partner bermasalah dengan mantan-mantannya atau teman-temannya di dunia maya, mengapa kita tidak pernah berusaha mengajak diri kita dan partner untuk segera keluar dari dunia maya ini? Ini jika kita menghargai diri dan menyayangi partner dengan sesungguh hati loh yaaaaaakkk???

Ada pula sebagian dari kita, mendapati partner yang dah terang-terangan selingkuh dan bahkan juga menggoda partner sahabat kita sendiri, koq ya masih dipertahankeun? Hanya karena kita ga mungkin lagi dapat partner sekeren doi? Atau kadung malu karena partner sudah diperkenalkan kemana-mana dan bahkan menjura partner di beberapa tulisan di blog? Dan dengan gampangnya pula, ketika kita ditinggalkan partner yang selingkuh mulai deh kita menulis bahwa kita seperti habis manis sepah dibuang layaknya sampah agar mendapatkan simpati dari teman-teman dan pembaca. Padahal bisa saja partner selingkuh karena kebodohan kita sendiri. Halaaahhh tololnya....ckckck

Entah contoh kasus ini cinta yang berlebihan atau "sakit". Sudah tahu partner suka mengancam dengan menelpon ke rumah dan bahkan ke tempat kita bekerja, menyakiti dengan kata-kata kasar, memukul, dan berselingkuh terang-terangan. Malah kita seperti kebo yang dicocok hidungnya, ketika partner menyatakan putus dan meminta kita menulis di status bahwa hubungan kita dengannya telah putus, tidak ada lagi cinta dll, agar partner bisa berhubungan dengan wanita lain. Tapi setelahnya kita masih bisa mengampuni dan menerima partner kembali setelah didepak ama pacar barunya. Ironis.

Kadang kita sering terhanyut dengan rayuan gombal ala playmaker. Kita menutup telinga dengan beberapa peringatan teman-teman. Dan lebih rendahnya lagi, mau-maunya kita langsung naik ranjang, padahal partner belum resmi putus dengan pacarnya.

Lebih parah lagi, bila kita sebagai partner membiarkan pacar yang berusaha mengobok-obok dengan mencari tahu kelemahan dari mantan-mantan kita. Membicarakan mantan disela-sela kemesraan dengan pacar? Ouch! Amazing. Bukan kah ini menunjukkan ketidak pede-an kita berpartner dengannya? Seakan-akan mantan-mantan lebih sempurna dari pacar kita yang sekarang? Dan ajaibnya kita membiarkan partner mengata-ngatai mantan-mantan kita sendiri??? Ho-oh...

Belum lagi sebutan "Piala Bergilir" yang disematkan di jidat kita. Ini saja sudah membuktikan bahwa dunia Lesbian di dunia maya ini tak selebar kolor inyo. Mungkin lebih mudah bagi sebagian Lesbian yang cintanya pedot mulu untuk mencari patjar di lingkungan yang itu-itu saja. Sedemikian mudahnya, jika putus sama si Anu sebulan kemudian dah jalin hubungan cinta sama si Ani yang juga teman si Anu. Putus sama si Ani berhubungan lagi dengan si Ano yang juga temannya si Ani dan saudara ketemu gedenya si Anu. Begitu siklusnya. Ga ada usaha atau niat untuk keluar dari lingkaran setan. Murah sih cuman modal pulsa internet...

Menjebak calon patjar dengan identitas yang disembunyikan. Awalnya dengan calon patjar yang ingin didekatin, kita mencitrakan diri sebagai lesbian single. Pedekate dimulai dengan saling menggoda sampai si calon patjar mulai tertarik dan jatuh cinta. Setelah si calon klepek-klepek menyatakan cinta, akan menerima diri kita apa adanya dan tak ingin berpisah, barulah kita membuka identitas sebagai Lesbian Merried atau Lesbian Mom. Judulnya, "Tertipu nih yee???"


Dalam Hubungan Persahabatan.
Persahabatan lesbian di dunia maya emang kudu dibanyakin doa. Perasaan saja tidak cukup untuk menilai mana sahabat mana benalu. Kadang kita kerap masih berhubungan dengan teman-teman yang sudah jelas sering mengadu domba. Merusak hubungan persahabatan kita dengan sista-sista yang lain.

Membawa-bawa urusan dunia maya ke dalam hubungan persahabatan di dunia nyata. Bahkan menyeret sahabat-sahabat yang ga tahu permasalahan dunia maya.

Memanfaatkan sahabat sebagai tempat tetirah ketika kita patah hati. Apalagi kita tahu sahabat tersebut sebelumnya ada rasa suka dengan kita dan sekarang telah berpartner dan tanpa meminta izin dengan partnernya, dengan tebal muka kita tinggal di tempat sahabat kita itu. Dengan berpura-pura tidak tahu jika kehadiran kita telah menimbulkan ketegangan antara sahabat dengan partnernya.

Dengan Diri Kita Sendiri
Begitu pula dengan pencitraan diri yang kaya raya, berpendidikan tinggi, pegawai swasta dengan jabatan direktris, pegawai negeri sipil dengan jabatan kepala dinas, berpenampilan keren dll udahannya terkuak cuman pencitraan semu. Agar orang terpikat dan jatuh hati. Ga sekeren yang dibayangkan, sumpeeehhhh...

Snob, memamerkan kepemilikan atas barang-barang kelas atas, branded yang ga mampu dijangkau sebagian besar sista-sista, kenyataanya hidupnya sebagian ditompang royalty kisah-kisah lesbian.

Kadang terlalu lama di dalam sebuah komunitas lesbian bisa menumpulkan cara pandang kita. Kita menjadi antipati dengan sahabat yang berbeda pendapat, atau yang mengeritik komunitas lesbiannnya. Membela mati-matian komunitasnya, padahal kita tahu yang hanya dibutuhkan komunitas tersebut hanyalah kontribusi, selebihnya? No way!
Yaah...mungkin sebagian dari kita masih berharap banyak dari komunitas atau situs lesbian sebagai wadah mempopulerkan diri di dunia maya. Sehingga membiarkan segala ketidak adilan yang berlangsung terus menerus di dalam komunitas/situs lesbian online.

Membikin akun lesbian lebih dari satu bahkan ada yang lebih dari tiga loh!!! ckckck kreatif atau ada maksud tertentu??? Sebagian ada yang membuat akun lebih dari satu untuk memata-matai mantan, ada yang untuk mengintip status/catatan orang lain untuk didaur ulang menjadi tulisan di sebuah website lesbian, ada pula untuk menyamarkan identitas kepenulisannya bahkan ada penulis yang memiliki id lebih dari 3 agar di situs lesbian tersebut terlihat banyak kontributornya padahal ya orangnya ya itu-itu juga. Dengan id seabrek itu kadang dimanfaatkan untuk berpatjaran dengan beberapa type lesbian, dari lesbian single hingga lesbian mom.

Ada juga yang jarang masuk media sosial karena dah ketemu tambatan hati. Mulai eksis lagi ketika dah putus tus tus... Lalu membuat status atau catatan mendayu-dayu seakan-akan kita orang yang dicampakkan setelah menberikan cinta dan kesetiaan dengan maksud agar ada yang welas asih, simpati dan akhirnya jadi deh pacaran...Huhuyyyy!!!

Yang paling sering adalah mengubah-ubah id akun, ada beberapa alasan dari sista-sista yang menutup akun FB kemudian muncul lagi dengan id baru, yakni untuk menghindari mantan yang suka meneror. Haruskah kita ketakutan seperti itu? Wong yang dihadapi perempuan ini juga kaaaaaaaaaaaan??? kaaaaaaaaaaaaaan???
Yang lebih menggelikan ada sista yang menutup akunnya hanya karena ga suka membaca status-status yang mencibir situs lesbian online kesayangannya. Wohohoho...

Jika kita ingin mendiskriditkan seseorang atau tidak suka dengan isi artikelnya, agar kita tidak ketahuan siapa diri kita adalah dengan cara memakai id lain atau anonim. Atau menggunakan tangan lesbian lain. Dan beraninya maen keroyokan. Ga berani tampil sebagai diri sendiri. Ga berani menyatakan sikap.

Ini baru sebagian kecil dari contoh-contoh kasus betapa ternyata kita tidak menghargai diri kita sendiri. Menghargai diri disini bukan lah seperti "Membangga-banggakan" diri seakan-akan hanya diri kita lah yang paling heubat. Seakan-akan diri kita lah yang paling keren, ini mah Narsis Over Dosis.

Menghargai diri adalah bagaimana menempatkan diri kita pada porsi yang sebenarnya. Tidak berlebihan tidak lebay dan alay. Meski di dunia maya seperti ini karena apa yang kita tampilkan sedikit banyak itu lah cermin kita di dunia nyata.

Menghargai diri adalah bagaimana cara kita bersyukur atas anugerah yang diberikan Sang Pencipta berupa dipinjamkanNya jiwa dan raga ke dalam diri kita. Bagaimana kita mengeksploitasi jiwa dan raga kita untuk kebaikan diri kita dan orang-orang yang berada di sekeliling kita. Meski di dunia maya kita bisa menjadi siapa saja seperti apa yang kita inginkan, tak pelak pula sebagian dari karakter yang kita ciptakan itu juga pantulan karakter kita di dunia nyata. Bagaimana kita menghargai partner, sahabat dan diri kita sendiri di dunia maya ini tanpa kita sadari itulah replika kecil kita di dunia nyata, dunia keseharian dimana kita lebih banyak berinteraksi dengan orangtua, keluarga, sahabat dan orang lain.


23 comments:

  1. hahahahahaha...
    amiiiiiiiiiiiiiiiiiin...
    *singa tampan

    BalasHapus
  2. Wahh.. Keren kak,
    Kok yang single ga dibahas...

    BalasHapus
  3. ^^ nice...
    salam kenal, inyo...^^

    BalasHapus
  4. ~Singa nan Tampaaaaaaaaaaaan.... amiiiiiiiiiiiin.... muhahahhahahahahhahahhaha :))

    BalasHapus
  5. ~Bii.... keknya penggambaran di atas sdh meencakup keseluruhan sebagai individu yaaaa kaaaaaaaaaaaaaaaaaan???? kaaaaaaaaaaaaaaaan??? thanks ya Bii.... *cipok* hehehehhe

    BalasHapus
  6. ~Deiraaaaaaaaaaaaa.... thanks ya udah mampir di kebon ijo n salam kenaaaaaaaal jugaaaa Deiraaaa... boleh cipok ga sebagai salam kenalnya???? jiahahhahahahahahahaha

    BalasHapus
  7. hikssss
    Hikssssssssss
    *pusiiing


    -Tweet

    BalasHapus
  8. Amin, inyoooooooooo....

    Ettt dahhh punya akun ampe 3 bahkan lebih. Hadeuh punya satu aja kadang suka lupa yah passwordnya. Rempong pisan yah...hahahahaha

    -dree-

    BalasHapus
  9. ~Tweeeeeeety....jangankan Tweet, inyo nyang nulis aja pusiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing!!!!! huahahhahahahahahahhaha....maree samasama berpusing riaaaaaaaaaaaaa.....hihihihi :))

    BalasHapus
  10. ~Dreeeeeeeeee.... amiiiiiiiiiiiiin Dreeeee... :))
    udah bakat alam kali yaaaaaaa???? hehehehehehhehe:))

    BalasHapus
  11. inyoooo....
    nebeng curhat yaa...
    aku cuma punya 1 akun fb yah itu juga campur friendlist nyaa.. antara lesbian, temen2 straight di dunia nyata.. dan bule buleee alias temen-temen game,,, hihiihihihi (cakep cakep lho) wkwkwwkkw
    hihihiihihihihi
    -------
    tapi yaah, tidak perlu diceritakan juga inyo sudah tau dengan siapa aku pernah berpartner, tapi sumpeh, suer takewer kewer semua dari beda komunitas, hmmm... pokoknya bukan lingkungan setaan deh, dijamin.... hiihihihihih
    -------
    kalo sahabaat? aku sahabat cuma punya 1(yg beneran sahabat) itu jg dunia nyata.. kenalnya dari jaman baru brojol sampe sekaraang... mamaaaa... aku kangen :(
    hiks :((
    tuh kaaann
    inget mama kaaan
    inyo sih :(

    BalasHapus
  12. Huuuuuu pantesan k nyonyok g aprv fb arneth....menakutkaaaaaaaaaaaaan kaaaaaaaaaaaaaaaaan????? kaaaaaaaaaaaaaannnnnnn??? maksi k nyonyooookkkkkkkkk n toyoooorrr *psti byk yg tsungging pranakanx hihihihihiihihihihihihiihihihihiihiih

    BalasHapus
  13. Ohhh c alam punya bakat baru yah... Hehehehe

    Ganti2 id, udah gitu bikin tulisan dengan beda id tapi gaya bahasa sama. Hadeuh lieur.
    Tapi kayaknya nilai bahasa indonesianya bagus yah... Sub pelajaran mengarang indah... Hehehe
    Aya aya wae

    -Dree-

    BalasHapus
  14. ~Ligx... Je suis desole oui, inxxxxxx a couse de mom ecriture, vous rappeler votre mere. Je ne suis pas l'intention dans mon imagination quand j'ai ecrit ce pas l'un des plus proches amis que j'avais en tete.
    Vous me connaissez donc pas etre porte atteinte a fermer ce papier, comment ne pas convenir????? hehehhehehehhe :))

    BalasHapus
  15. ~Arnethaaaaaaaaaaaa.... tuh kaannn kalo ga dibilangin ga percayaaaaaaa sihhhh.... kalo ga kuat imin disana keluar-keluar kamu udah ga berkolor lagi lohhhhhhhhhh.... wkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  16. ~Dreeeeeeeee... iyaaaa mungkin kelebihan imajinasiiiiiiii hehehhehehhehe

    BalasHapus
  17. brooooooo....sumpeh kolor ijo dah, gw cuman kesemsem sama niw kebon doang, maklumlah gw emang fansnya sinyo kan kan kan kan?????

    Ya,smoga Inyo tetap rajin nulis aja yach...

    BalasHapus
  18. -Andreaaaaaaaaaaa....kaaaaaaaaaaaaaaan??? kaaaaaaaaaaaaaan??? hehehehhe...mudahan ya bisa rajiiiiinn nulis hihihi mending rajin cari sesuap nasi nkali yaaaa brooooo???? hehehehhehe

    BalasHapus
  19. hmmmmm, klo aku masuk kategori yang mana yach julak cintaaaaah???


    Grey Andrew

    BalasHapus
  20. ~Grey Andreeeeeew... ahhhh kau tak masuk kategori yang mana-mana, karena aku tahu kau tak akan menyakiti jika tak ada yang mendahului menyakitimu, iya kaaaannnn cyiiinnnntaaaaaaaaaaaaah????? huahahahahhahahahahahhahaha

    BalasHapus
  21. ~Cymaaaaaaaa....cuman numpang ngikik aja nehhhhhh????? tak cipok loh baru nyahooooooo.... hehehehehehehehhehehehhe

    BalasHapus

hati hati keinjek pupuk kandang, ya...